April 12, 2020

Orang-orang yang Menyayangimu




Kali ini, kamu lebih baik mendengarkan aku…

Berdiam di rumah seperti ini nyatanya banyak melahirkan percakapan, tentang banyak hal, denganmu.

Kamu mulai membahas beberapa kejadian yang membekas. Akan kesedihan, diremehkan, luka, serta duka yang terus-menerus terpatri dalam kepala. Sungguh benar ya, perempuan selalu memiliki detil ingatan yang sangat baik.

Semua ceritamu ialah tentang manusia dan segala apa yang dilakukan oleh mereka. Sejujurnya, tak perlu kamu risau memikirkan itu. Ada banyak hal yang kita tak kuasa mengaturnya.

Selayaknya saat kamu seringkali mengenakan setelan pakaian kasual dengan warna pastel yang sama. Tak banyak variasi. Orang yang membencimu pasti akan berkomentar sinis: Dasar engga modis! Baju itu-itu mulu! Buta tren! Namun, orang yang menyayangimu justru mendukung gaya hidup barumu yang minimalis. Jobs, Zuckerberg, juga melakukan itu.

Lain hal, sedari dulu memang kamu jarang sekali memakai kosmetik lengkap khas wanita. Barangkali hanya bedak tipis serta lipstick. Tentu, orang yang membencimu sudah siap dengan gerutunya: Aih, perempuan malas! Kumal! Engga mampu beli make up ya! Sementara, orang yang tulus menyayangimu justru bangga dengan prinsipmu bahwa definisi cantik tidak melulu dari riasan wajah. Kamu cantik natural apa adanya.

Ketika kamu mencapai salah satu tangga kesuksesan, orang yang membencimu pasti menatap ragu: Ah, pasti kebetulan saja! Dia bisanya cuma itu kok, jadi ya engga kaget! Baru segitu saja sudah sombong! Sebaliknya, tak pernah ada kata negatif keluar dari mulut orang yang menyayangimu. Mereka akan memberi selamat, ikut senang, sembari mendoakanmu supaya lebih cerlang lagi ke depan.

Setiap orang boleh berkata sesuai apa yang mereka rasa. Itu hak mereka, bukan urusanmu pula. Tapi yang jelas, kamu boleh memilih: memerhati orang yang membencimu, atau justru mendengarkan mereka yang menyayangimu.

Kali ini, kamu lebih baik mendengarkan aku. Kau tahu, tulisanku takkan pernah membencimu.
(IPM)

Idham PM | Sketsastra 2020
#Ilustrasi diunduh dari sini.

1 comments:

Anonymous said...

Nice post, Kak

Followers