July 18, 2013

Apa Memang Sesuka Itu?




Sejatinya, rasa suka tidak perlu diumbar, ditulis, apalagi kau pamer-pamerkan. Semakin sering kau mengatakannya, jangan-jangan dia semakin hambar, jangan-jangan kita mengatakannya hanya karena untuk menyugesti, bertanya pada diri sendiri, apa memang sesuka itu?

--Tere Liye, Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah

2 comments:

Pelepas Jejak said...

Lantas, jika memang sesuka itu dan tak mampu memendam kata, apa tak boleh meneriakkan apa yang dirasa?

Idham Padmaya Mahatma said...

Boleh saja. Silakan.
Yang mengerti Anda dan pasangan adalah kalian sendiri. Bukan, begitu?

Followers